HAK SEORANG ANAK UNTUK MENENTUKAN IMPIANNYA
HAK SEORANG ANAK UNTUK MENENTUKAN IMPIANNYA
AKBAR FITRA BAGASKARA (stei sebi)
Semua anak memiliki
impiannya masing-masing terutama dalam pencapaian niat mereka yang berkeinginan
ingin menjadi apa pada masa yang akan datang nanti, tetapi disamping itu juga
pasti ada peran pendukung yang bisa membangkitkan semangat anak tersebut untuk
menggapaikan impiannya misal seperti
orang terdekatnya contoh teman, saudara atau saudarinya dan tokoh yang paling
utama ialah orang tuanya, yah orang tua kita dan mengapa harus orang tua kita
di karenakan ialah madrasah atau sekolah pertama kita yang dimana pada awalnya
merekalah yang mengajari kita bagaimana caranya untuk merangkak, berjalan dan
berbicara.
Tetapi bagaimana jika
orang orang tua kita yang selama ini mengajari kita berbagai hal dan segala
macam lainnya itu tidak mendukung kita dan mensupport diri kita dalam
menentukan pilihan yang kita inginkan?,
dan bagaimana jika kedua orang tua kita terlalu menekankan diri kita
untuk mengikuti kemauan dirinya untuk menjadi apa yang mereka inginkan?
Apakah kita harus
mengikuti keinginan mereka?, yah walaupun sebenarnya tidak ada maksud dari
keinginan mereka yang tidak benar atau menjerumuskan diri kita ketempat yang
salah, tetapi bagaimana jika kita menuruti keinginan mereka tetapi diri kita
merasa tidak nyaman didalamnya?
kita beri contoh orang tua kita menginginkan kita untuk menjadi seorang dokter tetapi kita lebih ingin menjadi pagawai bank atau perbankan di karenakan nyamannya ketika kita masuk kedalam dunia perekonomian di sekolah, dan bagaimana jika kedua orang tua kita tetap memaksa atau lebih menginginkan diri kita untuk menjadi seorang dokter?, dan apa yang harus kita lakukan apakah kita harus melawan keinginan orang tua kita? Atau haruskah kita membantah kemauan orang tua kita?
kita beri contoh orang tua kita menginginkan kita untuk menjadi seorang dokter tetapi kita lebih ingin menjadi pagawai bank atau perbankan di karenakan nyamannya ketika kita masuk kedalam dunia perekonomian di sekolah, dan bagaimana jika kedua orang tua kita tetap memaksa atau lebih menginginkan diri kita untuk menjadi seorang dokter?, dan apa yang harus kita lakukan apakah kita harus melawan keinginan orang tua kita? Atau haruskah kita membantah kemauan orang tua kita?
Tidak perlu!, kita cukup
berbincang dengan orang tua kita dan berbicaralah dengan kata yang baik dan
sopan dan meyakinkan kepada mereka bahwa keinginan kita itu baik untuk diri
kita dan kedua orang tua kita kelak nanti, dan bagaimana jika orang tau kita
masih saja keras kepala untuk menginginkan kita untuk menuruti kemauan mereka?,
caranya ialah buktikan kepada mereka bahwasanya kita bisa dan perlihatkan
kemahiran kita dalam mewujudkan impian kita kedepannya nanti contohnya
perbandingan dalam jumlah nilai kita di sekolah di dalam bidang kita sendiri
yaitu contoh ekonomi perlihatkan kepada mereka keaktifan kita dan prestasi yang
kita raih dan hal-hal yang lainnya.
Dan ingat yang paling utama ridho allah.swt itu ialah
ridho orang tua, jika kita sudah bisa meyakinkan kedua orang tua kita dalam
pilihan dan keyakinan kita kedepan, maka in syaa allah ridho orang tua dapat
kita raih di dalamnya.
Dari Abdullah bin
‘Amru Radhiallhu ‘Anhuma ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa sallam
Bersabda : “ Ridha Allah Tergantung Ridha Orang Tua dan Murka Allah Tergantung
pada Murka Orang Tua” (Hasan. At-Tirmidzi : 1899, HR. al-Hakim : 7249,
ath-Thabrani dalam al-Mu’jam Kabiir : 14368, al-Bazzar : 2394).
Komentar
Posting Komentar